Nanga Bulik – Dalam rangkaian Milad ke-48, Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) menggelar Khotmil Qur’an. Kegiatan yang berlangsung pada 2–3 September 2025 ini akan ditutup dengan Do’a Bersama bertajuk “Sejuta Do’a untuk Indonesia” yang digelar pada Rabu, 3 September 2025.
Agenda akbar ini melibatkan pengurus BKPRMI، pemuda remaja masjid, ustadz/ustadzah, guru mengaji, hingga santri TK–TPA binaan LPPTKA-BKPRMI. Momentum ini sekaligus menjadi ruang spiritual penting di tengah tantangan bangsa yang kian kompleks, mulai dari dinamika sosial-politik, tekanan ekonomi, hingga ujian persatuan nasional.
Ketua Umum DPD BKPRMI Abdul Basir menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan wujud ikhtiar kolektif umat Islam untuk menjaga kedamaian dan keutuhan bangsa.
“Indonesia sedang berada pada fase ujian, baik dari sisi politik, sosial, maupun kehidupan berbangsa. Melalui khataman Al-Qur’an dan munajat doa bersama, kita berharap Allah SWT menjaga Indonesia agar tetap aman, damai, dan bersatu. BKPRMI ingin hadir bukan hanya di ruang dakwah dan sosial, tetapi juga menjadi garda doa untuk bangsa,” ujar Basir.
“Kader BKPRMI harus menjadi pelopor dalam menjaga stabilitas sosial dan ketertiban masyarakat. Khotmil Qur’an dan doa bersama ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap kondisi bangsa, agar masyarakat Indonesia tidak larut dalam konflik, tetapi hadir dengan semangat persatuan dan optimisme,” tegasnya.
Melalui momentum Milad ke-48 ini, BKPRMI menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga ruh perjuangan pemuda remaja masjid dalam membangun bangsa dengan semangat dakwah, persatuan, dan cinta tanah air. (abbas)












