Malaka – Tuan Yang Terutama Tun Seri Setia Dr. Mohd Ali Bin Mohd Rustam Yang di-Pertua Negeri Melaka secara resmi menutup Majelis Tilawah Al-Quran Antar Bangsa Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-16 yang berlangsung di Masjid Salimin, Malaka (06/3/2026) malam. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari sembilan negara dan menghadirkan para Qori dan Qoriah berbakat.
“Senang sekali kegiatan Majelis Tilawah Al-Quran Antar Bangsa DMDI ke-16 ini dapat terlaksana. Pesertanya dari sembilan negara dan semuanya adalah generasi muda yang sangat hebat.,” ujar Tun Seri Seti.
Tun Seri Seti juga menekankan bahwa ajang ini menjadi bagian dari diplomasi antarbnegara sekaligus mendorong penguatan wadah bagi para qori dan qoriah.
“Ini sekaligus bagaimana juga saya sampaikan gerakan diplomasi untuk menggerakkan wadah qori dan qoriah, dan juga perlombaan dari MTQ. Jadi saya apresiasi, terutama kepada Ketum DMDI Indonesia, Datuk Said Ali Idrus, dan semoga ini bisa selalu diselenggarakan setiap tahunnya,” kata dia.
Lebih lanjut, Tun Seri Seti memastikan bahwa akan terus mendukung kegiatan serupa di masa depan, termasuk memperluas partisipasi dari lebih banyak negara.
“Ya pastinya kegiatan seperti ini, apalagi ini melibatkan negara-negara lain, pasti kami dukung. Kalau hari ini ada lima negara, semoga penyelenggaraan selanjutnya ada penambahan negara lagi dalam rangka memperkuat hubungan kita dengan negara tetangga,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum DMDI Indonesia , Said Aldi Al Idrus, mengungkapkan kebanggaannya terhadap hasil kompetisi yang kembali dimenangkan oleh qori Qori’ah dari Indonesia.
“Ya Alhamdulillah pada malam hari ini selesai MTQ atar bangsa ke-16 Dunia Melayu Dunia Islam, Alhamdulillah pemenangnya tetap dari Indonesia dan ini dari Lamandau Kalimantan Tengah. Mudah-mudahan saja pembinaan generasi qurani di Lamandau makin baik dan kami juga berterima kasih ke DMDI yang mulai dari awal mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Said juga mengapresiasi kolaborasi antara Dunia Melayu Dunia Islam dan Panitia yang mendukung penyelenggaraan kompetisi ini sejak awal, baik di Kobemas Hotel maupun di Masjid Salimin Malaka. Menurutnya, acara ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak generasi muda yang memahami Al-Quran dengan lebih baik.
“Harapan kami nanti ada anak-anak muda yang memang memahami Al-Quran lebih baik hari ini dan akan datang, dan muncul generasi-generasi Qurani yang bisa membangun bangsa dan negara di negeri kita yang tercinta ini,” kata Said
Terkait target keikutsertaan negara lain, Sutan menyebut bahwa pada awalnya ada 12 negara yang berencana ikut serta, namun beberapa di antaranya tidak memenuhi persyaratan usia.
“Ya, sebenarnya yang mau datang kemarin itu ada 12 negara. Dan waktu pendaftaran akhir dikena umurnya itu kurang. Jadi dia kan kita minimal umurnya 18 tahun, yang dikirim 16 tahun maka tidak masuk dia di dalam kategori itu. Jadi insyaAllah tahun depan itu kita targetkan itu 15 negara,” jelasnya.
Daftar Juara MTQ Antarbangsa ke-16 DMDI:
Kategori Qori
1. Muhammad Muhammad Saheet Bon Bahri – Pahang
2. Mohamad Miftah Farid – Jakarts
3. Arif Hidayat – Lamoung
Kategori Qori’ah
1. Sintia Febriani – Lamandau Kalimantan Tengah
2. Ma’rifah – Sulawesi Selatan
3. Sunarti Larisa – Sulawesi Tengah
Dengan suksesnya penyelenggaraan Majelis Tilawah Al-Quran Antar Bangsa DMDI ke-16 ini, Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat pengembangan tilawah Al-Quran di kawasan Melayu-Islam. Harapannya, ajang ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak negara yang berpartisipasi di tahun-tahun mendatang. (abbas)












