Nanga Bulik, Lamandau – Pemkab Lamandau terus berupaya meningkatkan kesejahteraan hidup para tokoh agama, khususnya guru ngaji dan pengurus masjid di Kabupaten Lamandau. Hal itu dibuktikan dengan terus diberikannya bantuan secara berkala bagi para marbut/labai masjid dan insentif bagi ustaz dan ustazah.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Lamandau H Hendra Lesmana kepada perwakilan marbot dan ustadz isradzah se-Kabupaten Lamandau di rujab bupati setempat, Jumat (18/11).
Hendra Lesmana mengatakan, program bantuan insentif ini sebenarnya sudah berjalan selama 4 tahun terakhir, dan merupakan salah satu program berkala pemkab.
“Program ini sesuai visi misi Lamandau Juara, yakni dengan memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji dan marbut, jangan dilihat dari jumlahnya tapi itu sebagai bentuk perhatian pemerintah” ujar bupati.
Sementara itu, ketua BKPRMI Kabupaten Lamandau H. Abdul Basit menjelaskan, jumlah guru ngaji yang yang diberikan bantuan sebanyak 420 orang. Setiap orang menerima bantuan sekitar Rp. 1.000.000 ribu untuk setahun sekali.
“Insentif ini merupakan program rutin pemerintah daerah. Nilainya memang tidak seberapa, tapi inilah bentuk kepedulian pemerintah terhadap guru ngaji di Lamandau,” kata Abdul Basir.
Pihaknya berharap program ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pihak yang menerima. Ia pun meminta para Ustadz dan ustazah yang belum terdaftar agar tahun depan koordinasi dengan pihak terkait sehingga bisa didata dan mendapatkan bantuan dari pemkab. (abbas)











