Nanga Bulik, Lamandau – Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid menghadiri sekaligus menutup Festival Anak Indonesia ke-9 tingkat kabupaten Lamandau, Senin (11/8/2025).
Festival Anak Indonesia ke-9 dilaksanakan oleh LPPTKA DPD BKPRMI Kabupaten Lamandau diisi dengan berbagai kegiatan dan perlombaan yang diikuti anak-anak dari berbagai kelompok umur.
Mengawali sambutannya, Wabup Lamandau merasa bersyukur karena masih banyak komponen masyarakat, terutama anak-anak muda, yang begitu peduli terhadap kondisi pendidikan di Lamandau.
“Langkah Gerakan BKPRMI Mengajar yang menciptakan ruang bagi anak-anak muda untuk ikut terlibat, belajar ambil bagian di dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah sungguh merupakan langkah cerdas yang dapat dicontoh oleh anak-anak muda lainnya,” puji Abdul Hamid.
Ia kemudian menyampaikan, permasalahan yang ada di Indonesia masih cukup banyak, khususnya pada bidang pendidikan. Menurutnya, masyarakat harus memiliki jiwa solidaritas yang tinggi untuk mengambil bagian dalam penanganan permasalahan tersebut.
Antusiasme anak anak anak terutama Gerakan mengaji dalam mengikuti kegiatan pengabdian di bidang pendidikan menjadi bukti bahwa jiwa soliadaritas terbentuk dari pendidikan yang mencukupi. Semakin banyak orang mendapat pendidikan maka semakin bagus jiwa sosial pada orang tersebut. Jiwa sosial yang ada kemudian menjadi alat untuk memutarkan hal yang baik. Semua yang berasal dari kebaikan akan menghasilkan kebaikan juga,” jelasnya panjang lebar.
Dirinya kemudian berpendapat, untuk membentuk generasi yang dapat memutar kebaikan tersebut diperlukan kesadaran belajar yang tinggi mulai dari hari ini.
Apa yang dilakukan generasi sekarang, lanjutnya, akan menjadi arah kemana generasi di masa depan akan dibawa. Semuanya harus mengambil bagian dan harus punya kesadaran sosialnya sendiri.
Selanjutnya, Wabup Lamandau berharap Festival Anak Indonesia ini dapat dijadikan tempat unjuk kebolehan dan kreativitas anak, dan juga dijadikan sebagai wahana mengekpresikan kepribadian anak sebagai anak yang sholeh/sholehah, anak yang menjadi dambaan orang tua, bangsa, negara dan agama.
“Kami juga berpesan agar dalam kegiatan ini jangan hanya mengejar kemenangan saja, tetapi jadikanlah kegiatan ini untuk memperkokoh jalinan silaturahmi, khususnya anak-anak, ikutilah perlombaan ini dengan semangat, penuh optimis dan berdoalah semoga segala tujuan dan cita-cita kita dapat tercapai,” pesan Wabup Lamandau.
“Kalian adalah anak-anak luar biasa, yang sudah terpanggil untuk memberikan bakti pada kabupaten yang kita sama-sama cintai ini. Di tengah-tengah pergaulan modern yang banyak melenakan anak anak, bahaya narkoba, kehidupan hedonisme yang penuh hura-hura, saudara sekalian memilih berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah memupuk jiwa mulia saudara sekalian,” tandasnya.
Hadir dalam kegiatan ini Kapolres Lamandau, kepala dinas disdukcapil, kepala Dinas Kesehatan, kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, kepala Kantor Kementerian Agama, ketua PCNU, ketua PD Muhammadiyah, ketua harian LPTQ, tokoh masyarakat, para santri peserta lomba, para pembimbing, ustad ustadzah dan orang tua santri serta panitia Festival Anak Indonesia. (abbas).












