Nanga Bulik, Lamandau – Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Ke-9, yang digelar LPPTKA-DPD BKPRMI Kabupaten Lamandau resmi dibuka pada Ahad (10/8/2025) di Baiturrahman Nanga Bulik. Bertema “”Bersama FASI, Kita Gali Potensi, Raih Prestasi, dan Teguhkan Jati Diri Islami” acara ini dibuka secara khidmat oleh DPD BKPRMI H. Abdul Basir, S. Ag yang disambut antusiasme meriah dari hadirin.
Acara ini dihadiri tokoh-tokoh penting, termasuk Kapolres Lamandau, Kodim 1017 Nanga Bulik, Kepala OPD lingkup pemerintah Kabupaten Lamandau, Kepala Kantor Kementerian Agama Lamandau, serta ratusan undangan, termasuk orang tua dan pembimbing peserta. Sebanyak 650 anak dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ/TPA), se Kabupaten Lamandau berpartisipasi dalam berbagai lomba, seperti Adzan, Tilawah, Tahfidzhul Qur’an Juz 30, Ceramah, Kisah, Kaligrafi, Mewarnai, Tartilul Qur’an, dan Peragaan Sholat, yang dirancang untuk mengasah keterampilan keagamaan dan kreativitas.
Dalam sambutannya, Basir menyampaikan apresiasi kepada LPQ atas Keikut sertsannya. “Anak adalah amanah Allah yang harus dibimbing dengan kasih sayang. TPQ dan acara ini berperan besar menanamkan cinta Al-Qur’an sejak dini. Semoga FASI melahirkan generasi Qur’ani berakhlak mulia yang menjadi penerang masyarakat,” ujarnya. Ia menekankan bahwa festival ini bukan hanya kompetisi, melainkan wadah bagi anak-anak untuk memahami, menghafal, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Pelaksana FASI, Abdul Azid Muttaqin, M. Pd, menegaskan komitmen BKPRMI membentuk generasi muda cerdas dan bermoral. “Kegiatan ini dirancang untuk memupuk semangat keislaman dan menginspirasi anak-anak mendalami Al-Qur’an serta menerapkannya, sehingga mereka turut membangun negeri dengan kebaikan,” katanya. Ia mencatat peningkatan jumlah peserta tahun ini, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an.
Pembukaan ditutup dengan doa bersama, dipimpin salah satu Ustadz BKPRMI, memohon keberkahan dan kesuksesan acara serta harapan agar Bandar Lamandau terus melahirkan generasi Qur’ani yang membawa rahmat. FASI Ke-9 ini berlangsung tiga hari dari tanggal 9-10 Agustus, diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta dan masyarakat. (abbas)












