Nanga Bulik, Lamandau – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lamandau kembali melaksanakan kegiatan Penguatan Pembinaan Mualaf yang digelar setiap hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis yang dipusatkan di Masjid Baiturrahman. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan para mualaf, serta menumbuhkan rasa kecintaan yang mendalam terhadap agama Islam.
Dalam kegiatan ini, para mualaf diberikan pembinaan seputar dasar-dasar ajaran Islam, mulai dari akidah, ibadah, hingga adab dalam kehidupan sehari-hari serta pembelajaran membaca Al- Qur’an mulai dari Iqro’ sampai dengan Al-Quran itu sendiri. Materi disampaikan secara santai namun penuh makna, dengan harapan para mualaf dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan mereka secara nyata dan bertahap.
Pembimbing mu’alaf ustad M. Saerofi S. Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial terhadap para mualaf sebagai saudara seiman yang baru mengenal Islam.
“Esensi dari pendampingan ini adalah agar para mualaf tidak merasa sendiri dalam proses hijrahnya. Kami ingin mereka merasakan bahwa ada kepedulian, perhatian, dan dukungan dari saudara-saudara seiman yang lebih dahulu memeluk Islam,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan ukhuwah Islamiyah, di mana para mualaf dapat berbagi pengalaman, bertanya secara terbuka, dan mendapatkan pembinaan secara bertahap sesuai kebutuhan mereka.
Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, para mualaf semakin teguh dalam keimanan, memahami ajaran-ajaran Islam secara menyeluruh, dan mampu mempraktikkan amaliah Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.
MUI Kabupaten Lamandau melalui sekretaris umum H. Abdul Basir S. Ag berkomitmen untuk terus mendampingi para mualaf secara berkelanjutan sebagai wujud nyata pelayanan keagamaan yang inklusif dan penuh kasih (abbas)












