Banjarmasin, www.mui-lamandau.or.id – Pengurus MUI Kabupaten Lamandau mengikuti RapatKoordinasi Daerah (Rakorda) Wilayah V Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Kalimantan yang dilaksanakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 18-20 Juli 2025.
Menurut Sekretaris MUI Lamandau H Abdul Basir ada 5 pengurus MUI yang menghadiri gelaran para ulama tersebut, selain dirinya ada Ketua Umum H Nur Afif, Wakil Ketua Umum Yusuf Ahmad Noor,, Bendahara Umum Iis Ariska dan Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Udi Kusdino
Lanjut H Basir, Rakorwil V MUI yang dihadiri sekitar 600 peserta menghasilkan beberapa poin penting, yaitu membahas berbagai isu strategis, termasuk peran MUI dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan berbagai permasalahan yang muncul di wilayah Kalimantan.
Selain itu, Rakorda ini juga akan menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi antar MUI provinsi di Kalimantan, serta membahas isu-isu keagamaan dan kemasyarakatan.
Wakil Ketua Umum MUI Kalimantan Selatan, HA Hafiz Anshari, menyampaikan bahwa kegiatan ini membahas berbagai program strategis MUI dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Peran MUI tidak hanya memberikan fatwa dan bimbingan, tetapi juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Yang tak kalah penting, MUI menjadi pelopor dalam upaya perbaikan umat,” ujarnya.
Selain membahas program kerja, Rakorda juga menjadi ajang koordinasi untuk mempertegas dan memperkuat peran MUI, khususnya dalam mendukung pembangunan di wilayah Kalimantan.
Sekretaris Jenderal MUI Pusat, H. Amirsyah Tambunan, berharap Rakorda ini menjadi forum yang efektif dalam merespons berbagai persoalan umat dan bangsa.
“MUI memiliki visi menciptakan masyarakat yang diridai Allah SWT, baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Fathan, menegaskan pentingnya peran strategis MUI di tengah masyarakat dan pemerintahan.
“MUI adalah mitra pemerintah dalam memastikan setiap kebijakan yang diambil sejalan dengan nilai-nilai agama dan membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat,” pungkasnya. (abbas)












