Lamandau – Seiring habisnya masa bakti kepengurusan MUI Kecamatan Lamandau, bertempat di KUA Lamandau, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Lamandau Masa Bakti 2025-2030 resmi dikukuhkan pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Acara yang diadakan di Aula KUA ini menandai awal baru bagi kepemimpinan MUI Kecamatan Lamandau, yang kini dinakhodai oleh K. M. Puryana.
Acara pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Lamandau, H. Abdul Basir, S. Sg, yang menegaskan pengangkatan K. M. Puryana sebagai Ketua MUI. Prosesi ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh penting, termasuk Kapolsek, Sekdes serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kehadiran para pejabat dan tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru MUI dan harapan besar akan kontribusi mereka dalam kehidupan keagamaan di Kabupaten Lamandau.
Ketua Ketua Umum MUI Kabupaten Lamandau Ustadz Taufik Hidayat, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada pengurus baru. Ia menekankan pentingnya peran MUI dalam membimbing umat dan menjaga kemurnian ajaran Islam di tengah masyarakat.
“Kami percaya bahwa di bawah kepemimpinan K. M. Puryana, MUI akan terus menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan keagamaan dan sosial di Kacamatan Lamandau,” ujarnya.
K. M. Puryana sebagai Ketua MUI terpilih, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berjanji untuk melanjutkan tugas-tugas MUI dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Dengan kerjasama yang kuat antara pengurus, pemerintah, dan masyarakat, kami yakin MUI akan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan daerah ini,” katanya.
Acara pelantikan ini diakhiri dengan doa bersama, dipimpin oleh salah satu tokoh agama setempat M. Saini, sebagai ungkapan syukur dan harapan agar pengurus MUI yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran MUI dalam menjaga keutuhan dan kemurnian ajaran Islam di Kabupaten Lamandau. (abbas)












